Senin, 02 November 2026 - 22:09:07 WIB

Rayakan 10 Tahun Perjalanan, At_Muflih Luncurkan Logo Baru dan Koleksi Sarimbit Lebaran 2027

Penulis : admin
Kategori: RAGAM BERITA - Dibaca: 178 kali


Brand fashion muslim lokal At_Muflih merayakan perjalanan satu dekade melalui acara bertajuk A Decade of At_Muflih – New Look, Same Love, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, bertempat di Ballroom Artotel, Living World Kota Wisata Cibubur.

Memasuki usia ke-10 tahun, At_Muflih menandai babak baru perjalanan bisnisnya dengan memperkenalkan identitas logo terbaru sekaligus meluncurkan koleksi sarimbit Lebaran 2027, hasil kolaborasi spesial bersama Jihan Sahira.

Acara yang berlangsung meriah ini turut dihadiri sejumlah bintang tamu, figur publik, dan tokoh inspiratif, di antaranya penyanyi Reza Artamevia, penulis Asma Nadia, Bobby Rachman, Ely Sugigi, Qemil, serta sejumlah selebgram dari Iskanti Management. Kehadiran para tamu spesial tersebut menambah kemeriahan perayaan satu dekade At_Muflih.

Bagi sang founder, Tatia Muflih, perayaan ini memiliki makna yang sangat istimewa. Pasalnya, kawasan Cibubur menjadi salah satu tempat awal dirinya merintis bisnis fashion muslim sejak 2016. Dari sebuah perjalanan sederhana, At_Muflih kini tumbuh menjadi brand yang memiliki jaringan outlet di berbagai wilayah Indonesia.

Founder sekaligus Owner At_Muflih, Tatia Muflih, mengungkapkan bahwa perjalanan selama 10 tahun bukanlah hal yang mudah. Berbagai tantangan telah dilalui, mulai dari pandemi COVID-19 hingga kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Namun, konsistensi dalam menjaga kualitas produk, pelayanan, serta kepercayaan pelanggan menjadi fondasi utama bagi At_Muflih untuk terus bertahan dan berkembang.

“Selama 10 tahun, kami belajar banyak hal. Bagi kami, bukan hanya tentang mendapatkan pelanggan baru, tetapi bagaimana pelanggan bisa terus kembali dan melakukan repeat order. Karena itu, kualitas produk dan pelayanan harus selalu dijaga,” ujar Tatia.

Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, At_Muflih justru terus menunjukkan perkembangan bisnis. Saat ini, brand tersebut telah memiliki sekitar 14 outlet yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera hingga Lombok, dengan dukungan sekitar 75 karyawan.

Bagi Tatia, keberlangsungan bisnis bukan semata-mata tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tanggung jawab terhadap puluhan keluarga yang menggantungkan penghasilan dari perusahaan.

“Motivasi kami bukan hanya untuk diri sendiri. Ada sekitar 75 karyawan yang menggantungkan penghasilan dari perusahaan ini. Justru di masa sulit seperti sekarang, pengusaha diuji bagaimana bisa bertahan dan mempertahankan usaha,” ungkapnya.

Tidak hanya menjadi ajang perayaan anniversary, acara ini juga menghadirkan rangkaian fashion show spesial yang menampilkan karakter modest fashion khas At_Muflih.

Fashion show pertama menampilkan koleksi abaya dengan sentuhan elegan dan feminin. Sementara fashion show kedua menjadi momen peluncuran koleksi sarimbit Lebaran 2027, Narasada Series, hasil kolaborasi At_Muflih bersama Jihan Sahira.

Narasada Series menghadirkan busana keluarga yang terdiri dari empat potong pakaian untuk ayah, ibu, dan anak. Koleksi ini mengusung perpaduan warna broken white, biru, dan kuning yang memberikan kesan harmonis, elegan, serta hangat untuk momen kebersamaan keluarga di Hari Raya.

Menariknya, satu paket sarimbit keluarga yang terdiri dari empat potong busana tersebut ditawarkan dengan harga spesial peluncuran sebesar Rp999.900,-.

Melalui tema New Look, Same Love, At_Muflih ingin menyampaikan bahwa perubahan dan pembaruan merupakan bagian dari perjalanan untuk terus bertumbuh. Meski hadir dengan identitas visual baru, At_Muflih tetap mempertahankan nilai, kualitas, dan kecintaan yang sama kepada pelanggan setianya.

Memasuki dekade kedua, Tatia berharap At_Muflih dapat terus berinovasi, memperluas jaringan bisnis, membuka lebih banyak peluang kerja, serta menjangkau lebih banyak keluarga muslim di seluruh Indonesia.

Sepuluh tahun perjalanan menjadi bukti bahwa sebuah mimpi dapat tumbuh melalui konsistensi, kerja keras, doa, dan dukungan orang-orang yang percaya.