Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58:55 WIB
ADGI Design Week 2026 Usung Tema "Off Grid", Ajak Publik Melihat Desain Grafis Lampaui Batasnya
Penulis : admin
Kategori: RAGAM BERITA - Dibaca: 222 kali
Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) kembali menghadirkan ADGI Design Week 2026 melalui GRAFIS’26, menandai tahun ketiga penyelenggaraan perhelatan tahunan yang mempertemukan praktik, gagasan, dan perkembangan desain grafis Indonesia. Berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ASHTA District 8, Jakarta, tahun ini ADGI Design Week mengangkat tema “OFF GRID”, mengajak publik untuk melihat lebih jauh bagaimana desain grafis terus berkembang, berinteraksi dengan bidang kreatif lainnya, dan membuka kemungkinan baru di luar batas konvensionalnya.
Di tengah perkembangan industri kreatif yang semakin terhubung, desain grafis bukan sekadar disiplin yang terbatas pada komunikasi visual, tetapi juga dapat menjadi titik awal bagi eksplorasi di berbagai bidang kreatif. Prinsip dan pendekatan visualnya hadir dalam berbagai bidang, mulai dari film, arsitektur, desain produk, teknologi kreatif, dan multidisiplin lainnya. Melalui “OFF GRID”, ADGI Design Week 2026 mengeksplorasi bagaimana desain grafis dapat menjadi titik awal bagi berbagai kemungkinan baru, ketika desainer bergerak melintasi disiplin, mencoba pendekatan berbeda, dan menemukan cara lain untuk menerjemahkan gagasan ke dalam bentuk.
Gagasan tersebut hadir melalui rangkaian pameran dan program yang mempertemukan studio desain, praktisi industri, talenta muda, serta komunitas kreatif dari Indonesia dan mancanegara. Tahun ini, ADGI Design Week / GRAFIS’26 juga menjadi bagian dari rangkaian WCCE 2026, The 5th World Conference on Creative Economy–Creativillage, yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), memperluas ruang pertemuan antara desain grafis dan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih luas.
Dalam pembukaan ADGI Design Week 2026, Ritchie menyoroti perjalanan ADGI selama serta kolaborasinya dengan Kementerian Ekonomi Kreatif. Perjalanan tersebut turut ditampilkan melalui Ekraf Special Exhibition, salah satu area pameran dalam rangkaian GRAFIS’26.
“Perjalanan panjang ADGI bersama Kementerian Ekonomi Kreatif dapat dilihat melalui salah satu area pameran, yaitu Ekraf Special Exhibition. ADGI sendiri telah hadir dan melalui perjalanan bersama Kementerian Ekonomi Kreatif sejak HUT Kemerdekaan RI ke-71,” ujar Ritchie.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Ekonomi Kreatif menyampaikan apresiasinya terhadap peran ADGI sebagai salah satu asosiasi profesi yang menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya di bidang desain grafis.
“Saya mengapresiasi ADGI sebagai salah satu asosiasi profesi yang berhasil menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya di bidang desain grafis,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif.
Mulai dari GRAFIS’26 yang menampilkan praktik desain lebih dari 50 peserta, penelusuran sejarah visual Indonesia melalui Museum DGI: Y2K, hingga pameran internasional yang menghadirkan karya pemenang D&AD Awards 2026 dan TDC72, ADGI Design Week 2026 membuka ruang untuk melihat desain grafis dari berbagai perspektif. Rangkaian ini dilengkapi dengan ADGI Design Talks’26, The Design Talent, dan ADGI Design Market, yang mempertemukan pertukaran pengetahuan, generasi desainer berikutnya, serta praktik desain independen. Melalui rangkaian program yang berlangsung selama lima hari, ADGI Design Week 2026 menghadirkan ruang pertemuan antara praktik profesional, eksplorasi visual, pendidikan, dan pertukaran gagasan lintas komunitas. Mulai dari karya studio desain terkemuka hingga eksplorasi talenta baru, perhelatan ini merayakan keberagaman praktik desain grafis Indonesia sekaligus membuka dialog dengan perkembangan desain di tingkat regional dan internasional.
ADGI Design Week 2026 menghadirkan sejumlah program utama yang mengeksplorasi desain grafis dari beragam perspektif, mulai dari pameran karya, sejarah desain, pertukaran gagasan, hingga pertemuan antara kreator dan publik, seperti:
* GRAFIS’26
Sebagai pameran utama ADGI Design Week, GRAFIS’26 menghadirkan 54 peserta yang terdiri dari studio dan desainer dari berbagai wilayah di Indonesia dan kawasan regional. Pameran ini menampilkan beragam pendekatan dan praktik desain grafis sekaligus memperlihatkan bagaimana gagasan visual dapat berkembang melampaui medium dan disiplin. Melalui karya-karya yang dipresentasikan, pengunjung diajak
melihat bagaimana tipografi, identitas visual, dan sistem grafis dapat diterapkan dalam arsitektur, produk, ruang, serta berbagai bentuk pengalaman kreatif lainnya. (At SPAC8, UG)
* Museum DGI: Y2K Design Era (presented by Indonesia Kaya)
Museum DGI kembali hadir melalui pameran yang menelusuri perkembangan desain grafis Indonesia pada era 2000 awal. Mengangkat periode ketika generasi baru desainer muncul pada tahun-tahun setelah Reformasi, pameran ini melihat kembali perubahan lanskap visual yang ditandai oleh hadirnya internet awal, publikasi independen, budaya distro, dan komunitas desain. Melalui dokumentasi serta jejak visual dari periode tersebut, Museum DGI: Y2K mengajak pengunjung memahami bagaimana berbagai inisiatif dan komunitas turut membentuk ruang tumbuh bagi praktik desain grafis Indonesia.
Pameran ini juga menghadirkan Designer’s Response: A2Z of Y2K, sebuah bagian khusus yang menampilkan 26 desainer dalam merespons tema Y2K melalui eksplorasi tipografi sekaligus menawarkan perspektif baru terhadap bahasa visual pada era tersebut. (At Melting Pot, GF)
* International Exhibition
Menghadirkan karya-karya pilihan dari dua ajang desain internasional, International Exhibition mempertemukan pemenang D&AD Awards 2026 dengan karya-karya dari TDC72, kompetisi tahunan ke-72 yang diselenggarakan oleh Type Directors Club. Pameran ini juga menampilkan jejak historis dari TDC Annual yang mendokumentasikan perkembangan tipografi selama beberapa dekade. Bersama-sama, karya-karya tersebut memberikan kesempatan bagi publik untuk melihat lebih dekat pendekatan desain, komunikasi visual dan tipografi yang mendapat pengakuan pada tingkat internasional. (At SCBD Lobby)
* Diskusi dan Pertukaran Gagasan
ADGI Design Talks’26 menjadi ruang pertukaran gagasan yang mempertemukan desainer, pendidik, praktisi kreatif, dan pelaku industri dari Indonesia maupun mancanegara. Melalui sesi keynote, diskusi, dan portfolio review, program ini mengangkat berbagai perspektif mengenai proses kreatif, perkembangan industri, serta hubungan desain grafis dengan bidang lain.
Topik yang dihadirkan mencakup identitas dan branding, tipografi, motion graphic, desain dalam industri film, hingga hubungan desain dengan budaya, musik, dan ekspresi sosial. Sejumlah sesi khusus juga menghadirkan kolaborasi internasional bersama Type Directors Club, Thai Graphic Designers Association (ThaiGA), dan Grafis Masa Kini (GMK), memperluas ruang dialog antara komunitas desain Indonesia dan jaringan kreatif global. (At FLIX Cinema, L2)
* Pendidikan dan Ekosistem Kreatif
The Design Talent merupakan program kurasi yang menampilkan karya desainer muda dari kampus anggota ADGI. Program ini memberikan panggung bagi lulusan baru untuk memperkenalkan gagasan, pendekatan visual, dan potensi kreatif mereka kepada publik. Dengan mempertemukan talenta muda, studio, brand, dan pendidik, The Design Talent membuka kesempatan untuk membangun koneksi dengan industri serta memperluas akses bagi generasi berikutnya dalam ekosistem desain grafis Indonesia. ADGI Design Market menghadirkan kreator independen dan brand berbasis desain grafis yang menawarkan berbagai produk, mulai dari publikasi, karya cetak, dan merchandise hingga benda sehari-hari. Ruang ini mempertemukan pengunjung dengan karya-karya yang lahir dari gagasan dan praktik kreatif yang beragam, sekaligus memberi kesempatan untuk mengenal lebih dekat para kreator di baliknya. Melalui ADGI Design Market, desain hadir tidak hanya sebagai karya visual, tetapi juga sebagai bagian dari keseharian dan ekosistem kreatif yang terus berkembang.
ADGI Design Week 2026 akan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ASHTA District 8, SCBD, Jakarta. Seremoni pembukaan dan private viewing pada 14 Oktober khusus untuk tamu undangan. Pameran dan ADGI Design Market terbuka untuk publik pada 14–18 Oktober, sementara ADGI Design Talks’26 akan berlangsung pada 16–18 Oktober. Dua pameran akan diperpanjang: Museum DGI hingga 25 Oktober 2026, dan GRAFIS’26 pada 21–25 Oktober 2026 sebagai bagian dari World Conference on Creative Economy (WCCE), yang akan ditampilkan di sepanjang koridor ASHTA.
ADGI Design Week / GRAFIS’26 juga menjadi bagian dari rangkaian WCCE 2026,The 5th World Conference on Creative Economy–Creativillage yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf).
Publik diundang untuk menjelajahi berbagai kemungkinan dalam desain grafis, bertemu langsung dengan para pelakunya, serta menemukan perspektif baru mengenai arah perkembangan desain melalui ADGI Design Week 2026.
ADGI Design Week 2026 Usung Tema "Off Grid", Ajak Publik Melihat Desain Grafis Lampaui Batasnya
Penulis : adminKategori: RAGAM BERITA - Dibaca: 222 kali
Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) kembali menghadirkan ADGI Design Week 2026 melalui GRAFIS’26, menandai tahun ketiga penyelenggaraan perhelatan tahunan yang mempertemukan praktik, gagasan, dan perkembangan desain grafis Indonesia. Berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ASHTA District 8, Jakarta, tahun ini ADGI Design Week mengangkat tema “OFF GRID”, mengajak publik untuk melihat lebih jauh bagaimana desain grafis terus berkembang, berinteraksi dengan bidang kreatif lainnya, dan membuka kemungkinan baru di luar batas konvensionalnya.Di tengah perkembangan industri kreatif yang semakin terhubung, desain grafis bukan sekadar disiplin yang terbatas pada komunikasi visual, tetapi juga dapat menjadi titik awal bagi eksplorasi di berbagai bidang kreatif. Prinsip dan pendekatan visualnya hadir dalam berbagai bidang, mulai dari film, arsitektur, desain produk, teknologi kreatif, dan multidisiplin lainnya. Melalui “OFF GRID”, ADGI Design Week 2026 mengeksplorasi bagaimana desain grafis dapat menjadi titik awal bagi berbagai kemungkinan baru, ketika desainer bergerak melintasi disiplin, mencoba pendekatan berbeda, dan menemukan cara lain untuk menerjemahkan gagasan ke dalam bentuk.
Gagasan tersebut hadir melalui rangkaian pameran dan program yang mempertemukan studio desain, praktisi industri, talenta muda, serta komunitas kreatif dari Indonesia dan mancanegara. Tahun ini, ADGI Design Week / GRAFIS’26 juga menjadi bagian dari rangkaian WCCE 2026, The 5th World Conference on Creative Economy–Creativillage, yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), memperluas ruang pertemuan antara desain grafis dan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih luas.
Dalam pembukaan ADGI Design Week 2026, Ritchie menyoroti perjalanan ADGI selama serta kolaborasinya dengan Kementerian Ekonomi Kreatif. Perjalanan tersebut turut ditampilkan melalui Ekraf Special Exhibition, salah satu area pameran dalam rangkaian GRAFIS’26.
“Perjalanan panjang ADGI bersama Kementerian Ekonomi Kreatif dapat dilihat melalui salah satu area pameran, yaitu Ekraf Special Exhibition. ADGI sendiri telah hadir dan melalui perjalanan bersama Kementerian Ekonomi Kreatif sejak HUT Kemerdekaan RI ke-71,” ujar Ritchie.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Ekonomi Kreatif menyampaikan apresiasinya terhadap peran ADGI sebagai salah satu asosiasi profesi yang menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya di bidang desain grafis.
“Saya mengapresiasi ADGI sebagai salah satu asosiasi profesi yang berhasil menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya di bidang desain grafis,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif.
Mulai dari GRAFIS’26 yang menampilkan praktik desain lebih dari 50 peserta, penelusuran sejarah visual Indonesia melalui Museum DGI: Y2K, hingga pameran internasional yang menghadirkan karya pemenang D&AD Awards 2026 dan TDC72, ADGI Design Week 2026 membuka ruang untuk melihat desain grafis dari berbagai perspektif. Rangkaian ini dilengkapi dengan ADGI Design Talks’26, The Design Talent, dan ADGI Design Market, yang mempertemukan pertukaran pengetahuan, generasi desainer berikutnya, serta praktik desain independen. Melalui rangkaian program yang berlangsung selama lima hari, ADGI Design Week 2026 menghadirkan ruang pertemuan antara praktik profesional, eksplorasi visual, pendidikan, dan pertukaran gagasan lintas komunitas. Mulai dari karya studio desain terkemuka hingga eksplorasi talenta baru, perhelatan ini merayakan keberagaman praktik desain grafis Indonesia sekaligus membuka dialog dengan perkembangan desain di tingkat regional dan internasional.
ADGI Design Week 2026 menghadirkan sejumlah program utama yang mengeksplorasi desain grafis dari beragam perspektif, mulai dari pameran karya, sejarah desain, pertukaran gagasan, hingga pertemuan antara kreator dan publik, seperti:
* GRAFIS’26
Sebagai pameran utama ADGI Design Week, GRAFIS’26 menghadirkan 54 peserta yang terdiri dari studio dan desainer dari berbagai wilayah di Indonesia dan kawasan regional. Pameran ini menampilkan beragam pendekatan dan praktik desain grafis sekaligus memperlihatkan bagaimana gagasan visual dapat berkembang melampaui medium dan disiplin. Melalui karya-karya yang dipresentasikan, pengunjung diajak
melihat bagaimana tipografi, identitas visual, dan sistem grafis dapat diterapkan dalam arsitektur, produk, ruang, serta berbagai bentuk pengalaman kreatif lainnya. (At SPAC8, UG)
* Museum DGI: Y2K Design Era (presented by Indonesia Kaya)
Museum DGI kembali hadir melalui pameran yang menelusuri perkembangan desain grafis Indonesia pada era 2000 awal. Mengangkat periode ketika generasi baru desainer muncul pada tahun-tahun setelah Reformasi, pameran ini melihat kembali perubahan lanskap visual yang ditandai oleh hadirnya internet awal, publikasi independen, budaya distro, dan komunitas desain. Melalui dokumentasi serta jejak visual dari periode tersebut, Museum DGI: Y2K mengajak pengunjung memahami bagaimana berbagai inisiatif dan komunitas turut membentuk ruang tumbuh bagi praktik desain grafis Indonesia.
Pameran ini juga menghadirkan Designer’s Response: A2Z of Y2K, sebuah bagian khusus yang menampilkan 26 desainer dalam merespons tema Y2K melalui eksplorasi tipografi sekaligus menawarkan perspektif baru terhadap bahasa visual pada era tersebut. (At Melting Pot, GF)
* International Exhibition
Menghadirkan karya-karya pilihan dari dua ajang desain internasional, International Exhibition mempertemukan pemenang D&AD Awards 2026 dengan karya-karya dari TDC72, kompetisi tahunan ke-72 yang diselenggarakan oleh Type Directors Club. Pameran ini juga menampilkan jejak historis dari TDC Annual yang mendokumentasikan perkembangan tipografi selama beberapa dekade. Bersama-sama, karya-karya tersebut memberikan kesempatan bagi publik untuk melihat lebih dekat pendekatan desain, komunikasi visual dan tipografi yang mendapat pengakuan pada tingkat internasional. (At SCBD Lobby)
* Diskusi dan Pertukaran Gagasan
ADGI Design Talks’26 menjadi ruang pertukaran gagasan yang mempertemukan desainer, pendidik, praktisi kreatif, dan pelaku industri dari Indonesia maupun mancanegara. Melalui sesi keynote, diskusi, dan portfolio review, program ini mengangkat berbagai perspektif mengenai proses kreatif, perkembangan industri, serta hubungan desain grafis dengan bidang lain.
Topik yang dihadirkan mencakup identitas dan branding, tipografi, motion graphic, desain dalam industri film, hingga hubungan desain dengan budaya, musik, dan ekspresi sosial. Sejumlah sesi khusus juga menghadirkan kolaborasi internasional bersama Type Directors Club, Thai Graphic Designers Association (ThaiGA), dan Grafis Masa Kini (GMK), memperluas ruang dialog antara komunitas desain Indonesia dan jaringan kreatif global. (At FLIX Cinema, L2)
* Pendidikan dan Ekosistem Kreatif
The Design Talent merupakan program kurasi yang menampilkan karya desainer muda dari kampus anggota ADGI. Program ini memberikan panggung bagi lulusan baru untuk memperkenalkan gagasan, pendekatan visual, dan potensi kreatif mereka kepada publik. Dengan mempertemukan talenta muda, studio, brand, dan pendidik, The Design Talent membuka kesempatan untuk membangun koneksi dengan industri serta memperluas akses bagi generasi berikutnya dalam ekosistem desain grafis Indonesia. ADGI Design Market menghadirkan kreator independen dan brand berbasis desain grafis yang menawarkan berbagai produk, mulai dari publikasi, karya cetak, dan merchandise hingga benda sehari-hari. Ruang ini mempertemukan pengunjung dengan karya-karya yang lahir dari gagasan dan praktik kreatif yang beragam, sekaligus memberi kesempatan untuk mengenal lebih dekat para kreator di baliknya. Melalui ADGI Design Market, desain hadir tidak hanya sebagai karya visual, tetapi juga sebagai bagian dari keseharian dan ekosistem kreatif yang terus berkembang.
ADGI Design Week 2026 akan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ASHTA District 8, SCBD, Jakarta. Seremoni pembukaan dan private viewing pada 14 Oktober khusus untuk tamu undangan. Pameran dan ADGI Design Market terbuka untuk publik pada 14–18 Oktober, sementara ADGI Design Talks’26 akan berlangsung pada 16–18 Oktober. Dua pameran akan diperpanjang: Museum DGI hingga 25 Oktober 2026, dan GRAFIS’26 pada 21–25 Oktober 2026 sebagai bagian dari World Conference on Creative Economy (WCCE), yang akan ditampilkan di sepanjang koridor ASHTA.
ADGI Design Week / GRAFIS’26 juga menjadi bagian dari rangkaian WCCE 2026,The 5th World Conference on Creative Economy–Creativillage yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf).
Publik diundang untuk menjelajahi berbagai kemungkinan dalam desain grafis, bertemu langsung dengan para pelakunya, serta menemukan perspektif baru mengenai arah perkembangan desain melalui ADGI Design Week 2026.
