Selasa, 19 Maret 2024 - 17:07:19 WIB

BKN : 2.505 ASN dari 25 Instansi Siap Pindah ke IKN Mulai Agustus 2024

Penulis : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 1034 kali


Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengungkapkan ada 25 instansi dengan 2.505 aparatur sipil negara (ASN) termasuk TNI/Polri yang akan pindah ke ibu kota negara (IKN) Nusantara mulai Agustus 2024.

Plt Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto menyampaikan, perinciannya data ASN yang diajukan untuk pindah ke IKN diserahkan oleh masing-masing instansi kepada Kementerian PAN dan RB. Ribuan ASN pilihan instansi itu nantinya akan melalui tahap penilaian oleh BKN, sebelum diputuskan untuk pindah ke IKN.

"Pada prinsipnya, mereka semua akan pindah, tetapi karena ada skala prioritas, yang utama adalah memenuhi syarat untuk bisa dipindahkan berdasarkan penilaian kompetensi oleh BKN", ungkap Haryomo, dalam konferensi pers “Persiapan ASN Menuju IKN”, di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Haryomo merincikan, 25 instansi tersebut terdiri dari Kementerian PUPR dengan jumlah ASN terbanyak yakni 321 orang, Kementerian Sekretariat Negara dengan 254 ASN, Kemenkumham dengan 247 ASN, Kementerian ESDM dengan 205 ASN, Kemenkes dengan 201 ASN, Kemendagri dengan 182 ASN, Kemendag dengan 146 ASN dan Kemenkeu dengan 110 ASN.

Selain itu, ada sejumlah instansi yang mengajukan kurang 100 ASN untuk pindah ke IKN, di antaranya, yakni BMKG, BNPB, Basarnas, Bapanas, BPIP, BSSN, Kejagung, Kementerian ATR/BPN, Kemenkominfo, Kemenko Polhukam, Kemenlu, Kementerian PAN-RB, Kementerian PPN/Bappenas, Sekjen DPR, Setjen Komisi Yudisial, Setjen MPR dan Setjen DPD.

Sementara, Haryomo menyampaikan, untuk sumber daya manusia (SDM) bagi Otorita IKN, BKN telah memroses 55 ASN yang berasal dari 24 instansi untuk dimutasikan ke Otorita IKN.

"Jadi oleh karena Otorita IKN lembaga baru, maka rekrutmen pertamanya itu dilakukan mutasi dari beberapa instansi yang bersangkutan dan kemudian statusnya menjadi pegawai Otorita IKN", terangnya.

Selain dari skema mutasi, Otorita IKN juga memiliki satu PNS yang ditunjuk melalui skema penugasan, 190 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) melalui pengadaan calon aparatur sipil negara (CASN) formasi OIKN pada 2023 dan dua PPPK melalui pengangkatan jabatan pimpinan tinggi (JPT) melalui keputusan presiden, sehingga, total ada 247 ASN yang bertugas di Otorita IKN saat ini.

"Sehingga, di Otorita IKN, harapannya nanti semua struktur organisasi sudah bisa terisi. Kebutuhan jumlah ASN yang ada di IKN juga bisa terisi, sehingga bisa melaksanakan tugas dan fungsinya untuk mempercepat pelaksanaan IKN", ujarnya. (B1)