Sabtu, 05 November 2022 - 10:39:03 WIB

Pengakuan Dinda Kanyadewi, Pernah Dicakar hingga Diludahin

Penulis : Redaksi
Kategori: INFOTAINMENT - Dibaca: 527 kali


Sinetron "Cinta Setelah Cinta" (CSC) senantiasa hadir di SCTV setiap hari sejak pukul 19.00 WIB. Sinetron yang mendulang kesuksesan lewat konflik rumah tangga Starla (Ririn Dwi Ariyanti) dengan Niko (Eza Gionino) ini kian menyita perhatian pemirsa SCTV. Kekuatan alur cerita yang disuguhkan pun semakin menarik setelah hadirnya sederet wajah baru yang turut membintangi sinetron besutan rumah produksi Sinemart ini, salah satunya Dinda Kanyadewi, yang berperan sebagai Ayumi.

Dikisahkan Ayumi bersama Ruben Kusnadi (Ben Kasyafani) merupakan rekan bisnis Fondi (Adjie Pangestu), ayah Starla. Namun tanpa sepengetahuan Fondi, selama ini Ayumi menyimpan dendam masa lalu yang ingin ia balaskan.

"Ayumi ini datangnya memang ditengah-tengah, hadir karena dendam, tapi dendam yang beralasan, karena luka masa lalu", kata Dinda bersama Ben Kasyafani dalam Wawancara Eksklusif Sinetron SCTV "Cinta Setelah Cinta" , Kamis (3/11).

"Dia itu orangnya sebenarnya baik, jadi antagonis karena dendam. Antagonis galaulah. Karena meskipun antagonis tapi masih ada perang batin dalam dirinya : apakah yang aku lakukan itu benar nggak sih ? Jadi nggak antagonis murni", jelas Dinda tentang karakter yang diperankannya.

Dinda mengakui, masuk "ditengah" episode berjalan ini menjadi tantangan tersendiri dalam menempatkan sosok Ayumi. Karena itu ia melakukan pendalaman dengan memperbanyak menonton episode-episode awal CSC.

"Karena aku masuk di tengah-tengah, episode lebih dari 150, jadi aku harus banyak nonton dulu yang awal-awal. Jadi lumayan juga tantangannya, karena agak kesulitan juga masuk ke cerita yang sudah jadi, sudah kompleks, cari masuknya di plot mana biar pas", ujarnya.

• Antagonis : diludahin, dicakar hingga mau ditampar

Terus menerus melakonkan tokoh yang tidak disukai/ antagonis seolah membuat karakter "jahat" ini melekat pada sosok Dinda Kanyadewi. Dia pun menyadari karakter antagonis yang terus diperankannya dalam banyak sinetron akan mengundang reaksi negatif dari pemirsa.

"Aku sudah biasa dibenci di sosmed, jadi dapat peran antagonis lagi jadi biasa saja. Kalo dibilang bosen ya bosen sih, tapi ini kepercayaan dari produser. Sekarang dibuat seru aja sih bagaimana supaya antagonis disini berbeda dengan lainnya. Dibuat senang aja", ujarnya

"Kalo ditanya apa ada netizen yang usil ? Dulu banyak. Tapi kalo sekarang nggak. Ada sih, tapi tidak seperti dulu. Karena sekarang ada jendela, jadi orang bisa melihat karakter kita yang asli....di sosmed, atau instagram aku", sambung Dinda.

Ulah iseng penggemar sinetron yang geram dan gemes bahkan sampai ada yang menghubungi dan meminta ke Production House, agar Dinda ditampar. "Dulu malah pernah diludahin. Kalo dicakar kayaknya itu sering. Bahkan dulu juga ada yang kontak ke PH, mau bayarin sekian puluh juta untuk nampar aku", ungkap Dinda

Menyadari hal tersebut cerminan keberhasilannya memerankan tokoh antagonis, Dinda pun bisa menerima dan tak terlalu ambil pusing. Dia berharap peran antagonis nya sebagai Ayumi di CSC mampu dilakonkannya dengan baik dan membuat cerita di CSC makin disukai masyarakat.

"Apalagi cerita CSC kedepan banyak kejutan-kejutan, banyak belok-beloknya. Jadi mudah-mudahan semakin berkesan bagi semua penonton", pungkas Dinda Kanyadewi. (BD)