Kamis, 27 Oktober 2022 - 07:04:41 WIB

Mardon (Rokan Hulu) Bersyukur Masuk Top 12 DA 5, Rahm (Bogor) Siap Menyusul

Penulis : Redaksi
Kategori: INFOTAINMENT - Dibaca: 905 kali


Ketatnya aura kompetisi di atas panggung Dangdut Academy 5 Indosiar yang sudah memasuki Konser Top 18 semakin dirasakan semua akademia, termasuk oleh Mardon (Rokan Hulu) dan Rahm (Bogor).

Mardon yang telah menyelesaikan Konser Top 18 pada Senin (24/10) dan berhasil masuk babak selanjutnya yakni Top 12, bahkan sempat mengalami "mati lampu" saat tampil di Malam Show. Padahal setiap penampilan dalam babak-babak sebelumnya, Mardon selalu mendapatkan standing ovation (SO) dari semua dewan juri.

"Sangat bersyukur, tidak menyangka bisa sampai titik ini dan bisa masuk Top 12. Kemaren waktu malam show nggak dapat SO. Nggak fokus, sangat fatal, kayak buyar semua, sampai lupa lirik lagu juga", kata Mardon bersama Rahm dalam Wawancara Eksklusif Akademia DA 5 Babak Top 18, Rabu (26/10).

"Tapi alhamdulillah (berhasil masuk Top 12)", lanjut Mardon penuh syukur, karena pada Malam Result ia berhasil membalikkan situasi dan kembali pada penampilannya yang memukau para juri. Mardon bahkan dinilai mampu memadukan dengan apik musik dan dance. "Kemarin malam aneh sekali penampilanmu. Malam ini kamu kembali menjadi Mardon yang luar biasa dan saya belum pernah liat kamu dance tadi itu keren sekali koreografinya”, puji Soimah.

Sementara Rahm yang baru akan merasakan "panasnya aura" panggung Konser Top 18 pada Senin (31/10) mendatang terus mempersiapkan diri baik fisik, koreografi maupun mental.

"Di Top 18 inikan ditantang lebih wow lagi, memadukan musik dan dance. Kemarin lihat dance nya teman-teman itu terus jadi dapat ide nanti Rahm dance nya akan begini, begini", ujarnya.

"Juga bagaimana kalo lihat teman-teman tampil bagus kemarin, Rahm jadi lebih terpacu. Karena di babak Top 18 inikan sudah pasti kalo suara sudah tidak diragukan. Jadi lebih ke mental. Bagaimana mengelola mental sehingga lihat teman-teman yang bagus-bagus kita nggak down, tapi menjadi lebih semangat lagi, bisa memacu kita lebih baik lagi", lanjut Rahm.

Namun demikian Rahm mengakui seaungguhnya dia kurang bisa bernyanyi sambil melakukan banyak koregrafi. "Rahm itu kaku ngedance nya. Koreo jadi kayak tantangan. Karena kalo kita ngedance itu kan pasti pengaruh juga untuk suara dan jaga nafasnya. Jadi Rahm harus banyak minta advise sama coach nya", tandasnya.

Dengan persiapan yang matang Rahm berharap dapat tampil optimal dan memukau para juri, sehingga bisa mengikuti langkah Mardon masuk babak Top 12.

"Semoga Rahm bisa perbaiki kekurangan-kekurangan saat tampil di panggung. Bisa tetap konsisten, tetap fokus biar bisa keluarkan semua peluru-peluru yang bisa bikin juri terpukau", harap Rahm. (bs)