» Kategori : EKONOMI DAN BISNIS

Selasa, 10 Juni 2014 - 08:45:06 WIB
Anggaran K/L Dipangkas, Angka Kemiskinan Diprediksi Meningkat
Raja.com-- Pemotongan anggaran kementerian dan lembaga (K/L) tahun 2014 sebesar Rp 100 triliun diperkirakan bakal meningkatkan angka kemiskinan hingga melampaui 10,5%.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana mengatakan, pemotongan anggaran pemerintah berdampak langsung pada pemotongan ... Selengkapnya

Jumat, 06 Juni 2014 - 18:19:19 WIB
Pemerintah Berencana Kembali Naikkan Tarif Listrik Per 1 Juli 2014
Raja.com-- Mulai 1 Juli 2014, pemerintah akan menaikkan lagi tarif dasar listrik (TDL) untuk enam golongan. Kenaikan TDL ini untuk menghemat anggaran subsidi listrik PLN agar tidak memberatkan anggaran pendapatan dan belanja negara.

Keenam golongan tersebut di antaranya untuk industri I-3 non-go public, tarif listrik akan ... Selengkapnya

Rabu, 04 Juni 2014 - 23:56:10 WIB
OJK Larang Produk Keuangan Ditawarkan via SMS atau Telepon
Raja.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melarang pelaku jasa keuangan menawarkan produknya melalui pesan singkat atau short message service (SMS) dan telepon.

"OJK minta semua pelaku usaha jasa keuangan untuk menghentikan penawaran produk atau pelayanan jasa keuangan melalui SMS atau telepon tanpa persetujuan dari konsumen yang ... Selengkapnya

Selasa, 03 Juni 2014 - 22:02:57 WIB
Jero Wacik, "Dua Syarat Bila Newmont Ingin Ekspor Konsentrat"
Raja.com-- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berjanji akan segera menerbitkan rekomendasi Surat Persetujuan Ekspor (SPE) bagi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) apabila NNT memenuhi dua persyaratan, yakni membangun smelter serta membayar jaminan kesungguhan pembangunan sebesar US$ 25 juta.

Menteri ESDM Jero Wacik ... Selengkapnya

Senin, 02 Juni 2014 - 13:08:53 WIB
BPS, "Inflasi Mei Melambung Capai 0,16 Persen, Tertinggi Sumatera"
Raja.com-- Badan Pusat Statistik (BPS) melansir, inflasi Mei 2014 sebesar 0,16 persen, jauh diatas periode yang sama pada Mei 2013 yang tercatat deflasi 0,03 persen.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, salah satu faktor penyebabnya adalah naiknya harga makanan jadi mendekati puasa yang mencapai 0,35%.

"Kenaikan makanan ... Selengkapnya

Hal: << Prev | MORE >>