» Kategori : EKONOMI DAN BISNIS

Selasa, 27 Januari 2015 - 21:57:24 WIB
BI Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,8 Persen
Raja.com-- Bank Indonesia (BI) optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan mencapai 5,8 persen. Hal tersebut dapat terjadi bila didorong oleh sejumlah program reformasi struktural.

"Reformasi struktural, khususnya di sektor industri harus dilakukan ‎guna mencapai target optimistis pertumbuhan 5,8 persen", kata ... Selengkapnya

Senin, 26 Januari 2015 - 22:13:33 WIB
Rakyat Menjerit, APKLI Desak Jokowi Turunkan Harga Barang
Raja.com-- Meski pemerintah telah menurunkan harga BBM, namun hal tersebut tidak segera diikuti penurunan harga kebutuhan pokok. Akibatnya rakyat terus dibayang-bayangi lonjakan harga-harga manakala harga BBM kembali naik.

"Evaluasi setiap dua minggu membuat para pedagang khawatir dan galau jika sewaktu-waktu harga BBM naik ... Selengkapnya

Senin, 26 Januari 2015 - 21:29:14 WIB
Presiden Resmikan PTSP Pusat, Ijin Investasi Bisa Lebih Cepat
Raja.com-- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat di Kantor BKPM, hari ini (26/1). Keberadaan PTSP ini diharapkan dapat memercepat investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Proses perizinan investasi menjadi lebih ringkas dan cepat. Saya ucapkan terima kasih juga kepada 22 ... Selengkapnya

Kamis, 22 Januari 2015 - 13:30:52 WIB
Pemerintah Kaji Pajak 10% Bagi Pengguna Listrik 2.200-6.600 Watt
Raja.com-- Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pajak Mardiasmo mengaku pihaknya tengah mengkaji dikenakannya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) kepada pengguna listrik rumah tangga di atas 2.200 watt hingga 6.600 watt.

"Pajaknya 10 persen dari pengenaan jasa listrik diatas 2.200 sampai dengan 6.600", kata Mardiasmo di Gedung DPR, Jakarta, ... Selengkapnya

Rabu, 21 Januari 2015 - 21:58:22 WIB
RPJMN Jokowi Tak Akan Bawa Pada Kedaulatan Energi
Raja.com-- Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dinilai hanyalah pepesan kosong yang tidak akan membawa bangsa Indonesia menuju kedaulatan energi.

"Tidak jelas antara agenda dan sektor priorotas dengan sasaran dan target. Jauh panggang dari api", kata Peneliti Senior Center Of Reform on Economics (Core) ... Selengkapnya

Hal: << Prev | MORE >>