» Kategori : POLITIK DAN HUKUM

Kamis, 10 November 2016 - 16:03:54 WIB
TNI Harus Bisa Berdiri Tegakkan Persatuan
Raja- Dihadapan prajurit satuan Sandhi Yudha, Para Komando, dan Gultor Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) tetap berdiri tegak mempersatukan keragaman ras, suku, dan agama guna mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.

Selengkapnya

Rabu, 09 November 2016 - 17:08:14 WIB
Presiden Bantah Isu Pergantian Panglima TNI
Raja- Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah adanya rencana penggantian Panglima TNI. Presiden menilai isu pergantain Panglima TNI sengaja dihembuskan hanyalah untuk memanaskan situasi. Menurut Presiden, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo telah bekerja dengan baik, siang dan malam.

"Ini tadi saya mengajak panglima, berseliweran ... Selengkapnya

Selasa, 01 November 2016 - 04:54:26 WIB
Presiden Minta Tokoh Agama dan Politik Ikut Dinginkan Suasana
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap, semua tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh politik ikut mendinginkan suasana dan ikut memberikan kesejukan, terlebih menjelang Pilkada serentak 2017 mendatang.

Presiden menilai, rivalitas saat pemilihan presiden/ kepala daerah adalah hal yang biasa, namun hendaknya tetap dalam kerangka ... Selengkapnya

Kamis, 27 Oktober 2016 - 11:20:17 WIB
SETARA Tegaskan, "Jokowi Harus Tuntaskan Kasus Munir"
Raja- Mantan Presiden SBY telah angkat bicara mengenai keberadaan 6 dokumen asli laporan TPF Munir, meski tidak menjawab teka-teki dimana sebenarnya keberadaan dokumen tersebut. Hanya SBY menjanjikan akan menyerahkan copy salinan laporan tersebut kpd Pemerintah sembari mendesak agar Presiden Jokowi menuntaskan perkara pembunuhan politik aktivis ... Selengkapnya

Sabtu, 22 Oktober 2016 - 06:54:06 WIB
Pengacara, "Dimas Kanjeng Bukan Menggandakan, Tapi Mengadakan"
Raja- Tim Kuasa Hukum Dimas Kanjeng Taat Pribadi mengklarifikasi istilah kemampuan kliennya dalam memperbanyak sejumlah barang termasuk uang. Menurutnya, yang dilakukan Dimas Kanjeng bukanlah penggandaan uang melainkan mengadakan uang.

"Kami di sini ingin mengklarifikasi jika Dimas Kanjeng Taat Pribadi itu bukan orang yang bisa ... Selengkapnya

Hal: << Prev | MORE >>