» Kategori : POLITIK DAN HUKUM

Jumat, 22 Februari 2013 - 22:07:43 WIB
Ditetapkan sebagai Tersangka, Anas Dipecat dari Ketum Demokrat ?
Jakarta-- Jumat ‘keramat’ akhirnya menimpa Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Setelah lama mengambang, akhirnya pada Jumat (22/2) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikkan status Anas sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek Wisma Atlit Hambalang.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan Anas dijerat dengan ... Selengkapnya

Jumat, 22 Februari 2013 - 21:52:35 WIB
Djoko, "Tidak Ada PeningkatanStatus Darurat di Papua"
Jakarta-- Rapat Terbatas (Ratas) Kabinet terkait kasus penembakan brutal oleh kelompok bersenjata terhadap prajurit TNI di Puncak Jaya, Papua, memutuskan tetap mengedepankan pendekatan kesejahteraan dan ekonomi dalam rangka percepatan pembangunan di Papua.

"Tidak ada peningkatan status kedaruratan dan penambahan pasukan di ... Selengkapnya

Jumat, 22 Februari 2013 - 12:40:49 WIB
Pemerintah Kutuk Pembunuhan 8 Prajurit TNI di Papua
Jakarta-- Pemerintah mengutuk keras tindakan brutal yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Puncak terhadap anggota TNI yang sedang bertugas, yang mengakibatkan 8 anggota TNI tewas.

"Saya atas nama pribadi dan pemerintah menyampaikan ucapan bela sungkawa yang sebesar-besarnya kepada keluarga ... Selengkapnya

Kamis, 14 Februari 2013 - 14:23:18 WIB
Ibas Resmi Mengundurkan Diri dari DPR
Jakarta-- Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI.

"Saya ingin sampaikan secara resmi saya mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI. Selanjutnya saya akan berkonsentrasi untuk menjalankan tugas sebagai Sekjen Partai Demokrat", kata Ibas kepada wartawan di ... Selengkapnya

Kamis, 14 Februari 2013 - 09:49:50 WIB
Adnan Akui Sempat Paraf Draft Srindik Anas
Jakarta-- Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja mengaku pernah membubuhkan parafnya pada sebuah dokumen sebelum dibuatnya Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) atas nama tersangka Anas. Namun, buru-buru paraf tersebut dicoretnya lantaran belum dilakukan gelar perkara.

"Memang ada gelar tapi bukan level pimpinan. Sehingga buat kami oh ... Selengkapnya

Hal: << Prev | MORE >>