Jumat, 16 November 2018 - 21:57:36 WIB

Kuliah Umum KASAL: Peran Generasi Muda Maritim Sebagai Agen Perubahan Negara Maritim Yang Kuat

Penulis : Redaksi
Kategori: DIDAKTIKA - Dibaca: 234 kali


Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., memberikan kuliah umum di Universitas Hang Tuah Surabaya dengan tema “Laut Masa Depan Bangsa Indonesia", bertempat di Gedung Pulau Benggala Graha Samudra Ganesha, Universitas Hang Tuah, Surabaya, Jumat, (16/11).

Kuliah umum yang diikuti oleh 900 mahasiswa dari Universitas Hang Tuah, STTAL, Kodiklatal, dan AAL, serta Stikes Surabaya ini, mengambil topik "Peran Generasi Muda Maritim Sebagai Agen Perubahan Negara Maritim Yang Kuat". Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan sambutan Rektor Universitas Hang Tuah Surabaya (UHT) Dr. Ir. Sudirman, S.IP., S.E., M.A.P.

Menurut Rektor UHT, kuliah pakar ini dalam rangka meningkatkan pendidikan, penelitian dan kualitas sumber daya manusia serta pengembangan ilmu pengetahuan berbasis kemaritiman, selain itu juga kegiatan kuliah umum ini merupakan suatu kehormatan bagi civitas akademika UHT untuk lebih memantapkan pemahaman dan menambah pengetahuan sebagai bekal dalam menunjang kegiatan perkuliahan.

Kuliah umum Kasal ini diawali dengan memaparkan bahwa generasi muda pada saat ini kurang memerhatikan perkembangan materi geografi secara detail, sehingga perlu dijelaskan kembali tentang arti dari geografis Indonesia yang pada dasarnya mengandung banyak Sumber Daya Alam (SDA) yang terabaikan.

“Perguruan tinggi didalamnya berisi generasi muda sebagai agent of change, jadi intinya mahasiswa disini juga memiliki peran yang sangat penting untuk suatu perubahan dalam upaya peningkatan kemampuan pertahanan dan keamanan maritim yang merupakan indikasi dan modal kemandirian bangsa”, ujar Kasal.

Selain itu Kasal juga menjelaskan sumber daya laut sebagai sumber masa depan Indonesia harus diberdayakan dengan pembangunan maritim dengan konsep sea power yaitu kemampuan negara dalam melindungi kepentingan politik, ekonomi, dan militer melalui pengendalian laut. Karena arti penting laut adalah sebagai pemersatu bangsa, media perhubungan, serta media pertahanan dan keamanan.

Dalam kuliah tersebut Kasal juga menegaskan tentang strategi pembangunan TNI AL yang diselaraskan dengan lima pilar poros maritim dunia dengan metode membangun budaya maritim, kedaulatan pangan laut, Infrastruktur dan konektivitas maritim, diplomasi maritim dan pertahanan maritim.

Kasal berpesan agar para generasi muda harus optimis, tidak boleh merasa kecil dan harus bangkit membangun negara Indonesia agar lebih maju di masa mendatang.

Sebelum mengakhiri kuliah umum, mahasiswa UHT diberikan kesempatan tanya jawab dengan Kasal yang dijawab dengan lugas meliputi peran TNI AL dalam menghadapi tindakan adanya pencemaran laut, konflik, dan potensi konflik di Laut China Selatan.

Dalam kesempatan ini juga, Rektor UHT mengucapkan terima kasih kepada Kasal atas kehadirannya dan dilanjutkan dengan pertukaran cindera mata. Turut serta dalam kegiatan tersebut, Aslog Kasal Laksda TNI Mulyadi, S.Pi., M.A.P., Pangarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., Dankodiklatal Laksda TNI Dedy Yulianto, Gubernur AAL Laksda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., Kadispotmar Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno, S.H., M. Tr. (Han)., Kadiskumal Laksma TNI Kresno Buntoro, Kadisdikal Laksma TNI Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., M.Tr.(Han), Kadispenal Laksma TNI Mohamad Zaenal, S.E., M.M., M.Soc., S.c., dan Komandan STTAL Laksma TNI Ir. Avando Bastari, M.Phil., serta para undangan dari civitas akademika.