Senin, 03 September 2012 - 21:24:23 WIB

PMI Akan Gelar Bulan Dana Hingga Januari 2013

Penulis : Redaksi
Kategori: METROPOLITAN - Dibaca: 708 kali


Jakarta-- Untuk mendanai sejumlah kegiatan kemanusian dan penanggulangan bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta akan menggelar Bulan Dana PMI mulai tanggal 17 September 2012 hingga 17 Januari 2013 mendatang. Dalam kegiatan tersebut, PMI DKI menargetkan perolehan dana sebesar Rp 15 miliar atau meningkat dari target tahun sebelumnya yang hanya Rp 14 miliar.

Ketua PMI DKI Jakarta, Rini Sutiyoso berharap, target perolehan Rp 15 miliar ini dapat tercapai. Ia menyebutkan 70 persen dana yang didapat akan digunakan untuk penanggulangan bencana seperti kebakaran, banjir dan sebagainya. Selain itu juga untuk pelayanan darah, pelayanan ambulans, pelayanan kesehatan dan sosial serta pelayanan berita dan penyatuan keluarga. Sedangkan 30 persen dana lainnya digunakan untuk pengembangan dan pembinaan anggota PMI, peningkatan SDM PMI, upaya pemasyarakatan dan sosialisasi PMI serta operasional rutin markas PMI.

"Kupon bulan dana PMI yang diedarkan di masyarakat akan berbeda-beda, tergantung wilayahnya. Seperti untuk wilayah Jakarta Pusat, kupon berwarna kuning, Jakarta Utara berwarna hijau, Jakarta Barat berwarna biru, Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu berwarna putih, Jakarta Timur berwarna merah. Adapun nilai kupon yang akan diedarkan adalah masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Yakni mulai dari Rp 500, Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 3.000, Rp 5.000 dan Rp 10 ribu," kata Rini, Senin (3/9).

Sementara Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo meminta seluruh warga Jakarta untuk peduli dan mendukung program bulan dana PMI. Yakni dengan memberikan sumbangan dana sesuai kupon yang diedarkan. Nantinya dana yang terkumpul untuk memenuhi kebutuhan operasional dan pelayanan bantuan kemanusiaan saat adanya musibah atau bencana.

“Saya berharap dana yang berhasil dihimpun benar-benar dapat dimanfaatkan dan dikembalikan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya. Khususnya masyarakat miskin yang sangat membutuhkan pertolongan dan bantuan kemanusiaan. Selain itu, dalam mengelola sumber dana juga agar berpedoman pada prinsip akuntabilitas dan transparansi, dengan menyusun laporan pelaksanaan pengumpulan dana, hasil yang dicapai dan penggunaan dana operasional, untuk dipublikasikan kepada masyarakat,” tegasnya. (03/Bj)