Senin, 20 Agustus 2018 - 13:17:46 WIB

Begini Cara Kolinlamil Tingkatkan Naluri Tempur Prajuritnya

Penulis : Redaksi
Kategori: TNI / POLRI - Dibaca: 225 kali


Prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) melaksanakan latihan menembak program kerja Triwulan III tahun 2018. Latihan ini berlangsung di lapangan tembak marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (20/8).

Kegiatan latihan tersebut diikuti oleh sekitar 20 perwira dan bintara penembak laras pendek menggunakan pistol jenis sig sauer dan 134 prajurit penembak laras panjang menggunakan senjata jenis SS1.

"Latihan menembak ini dimaksudkan untuk menjaga naluri tempur prajurit sekaligus meningkatkan kemampuan menembak perorangan bagi prajurit", ujar Komandan Detasemen Markas (Denma) Kolinlamil Letkol Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian di sela-sela latihan.

Latihan menembak ini, menurutnya dimaksudkan pula untuk meningkatkan keterampilan setiap prajurit dalam menggunakan senjata perorangan. Hal tersebut dimaksudkan agar prajurit mampu mencapai standar menembak yang telah ditetapkan oleh satuan dalam rangka menunjang tugas kedepan.

Sebelum melaksanakan latihan dimulai, para prajurit mendapatkan pengarahan untuk bersungguh-sungguh dan selalu melaksanakan prosedur penggunaan senjata dengan baik dan benar agar kemampuan menembak baik dengan menggunakan laras panjang atau pendek dapat meningkat.

Latihan menembak dengan menggunakan laras panjang Senapan Serbu 1 (SS1) buatan Pindad ini, dilatihkan sikap-sikap menembak seperti berdiri, jongkok dan tiarap. Dalam latihan tersebut jarak tembak 100 sampai dengan 300 meter, para peserta latihan menembak harus dapat membuat gambar bidik yang benar dan tepat.

"Menembak merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit, sehingga suatu ketika ditugaskan ke daerah operasi tetap dalam keadaan siap", terangnya.

Dalam latihan tersebut dilakukan tiga sikap menembak dengan senjata ringan laras panjang, yaitu sikap tiarap, jongkok dan berdiri. Sedangkan para perwira berlatih menembak dengan senjata jenis Pistol dilakukan sikap berdiri dengan jarak 20 meter.

Latihan menembak dengan menggunakan senjata SS1 dan pistol ini dilakukan secara bertingkat, bertahap dan berlanjut sehingga sasaran utama dari latihan menembak ini bisa tercapai dengan baik.