Jumat, 17 Agustus 2018 - 16:57:48 WIB

TNI AL Kirim Bantuan Bagi Korban Gempa Lombok

Penulis : Redaksi
Kategori: NASIONAL - Dibaca: 290 kali


Bersamaan dengan Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., yang diwakili Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M., memberangkatkan pengiriman 851.4 ton bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam di Lombok, provinsi Nusa Tenggara Barat, yang dilaksanakan di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Jumat (17/08).

TNI AL dalam hal ini jajaran Staf Potensi Maritim (Spotmar) bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT), PT Pos Indonesia, Peduli Kasih Indosiar, Pundi Amal SCTV, CT ARSA Foundation dan pihak lainnya, mengirimkan bahan bantuan yang terdiri dari berbagai bahan campuran seperti Sembako, selimut, pakaian layak pakai, mie instan, makanan kaleng siap saji, obat-obatan medis yang dibutuhkan oleh korban bencana, tenda lapangan, Mobil Pintar yang berisikan buku-buku bacaan anak dan fasilitas Trauma Healing bagi warga Lombok, serta material lainnya. Setiba di Lombok bantuan ini akan langsung didistribusi menuju titik-titik posko tanggap bencana yang ada di seluruh wilayah pulau Lombok.

Seluruh bahan bantuan tersebut dibawa dengan KRI Banjarmasin-592 yang merupakan unsur TNI AL berjenis Landing Platform Dock (LPD) 125 meter yang dibangun di galangan Kapal PT PAL Surabaya yang merupakan kapal produk dalam negeri. Pada misi kemanusiaan ini KRI Banjarmasin-592 didaulat sebagai Kapal Kemanusiaan Lombok (KKL) yang memiliki kemampuan angkut hingga lebih dari 7.000 ton, diharapkan kapal tersebut akan tiba di pelabuhan Carik Lombok Utara pada 19 Agustus 2018.

Dalam mendukung program ini, pihak TNI AL selain menyiapkan satu KRI berjenis LPD, juga menyiapkan Satuan Tugas (Satgas) serta sarana dan prasarana penunjang lainnya, seperti 40 truk angkut dari berbagai satuan TNI AL yang akan digunakan untuk pendistribusian bantuan ke lokasi-lokasi bencana di Lombok, unit pengawalan TNI AL, pelibatan personel pengamanan baik itu pengamanan terbuka maupun pengamanan tertutup guna menjaga keamanan bahan bantuan tersebut, hingga pelibatan tim kesehatan TNI AL. Selain Satgas TNI AL, dalam keberangkatan Kapal Kemanusiaan Lombok ini juga melibatkan 52 orang personel relawan yang akan ikut terjun ke wilayah bencana.

Pengiriman bantuan melalui program “Kapal Kemanusiaan Lombok” ini, bertujuan meringankan penderitaan para korban dalam kondisi darurat. Dengan Tagline ”Bersatu Bantu Lombok” diharapkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia akan semakin kuat. Selain 851.4 ton bantuan yang telah dikirim dengan KRI Banjarmasin-592, masih ada 500 ton bantuan dari ACT yang segera akan dikirimkan menuju Lombok, sehingga total bantuan yang didistribusi sekitar 1300 ton.

Sebelumnya TNI AL juga telah mengirimkan pasukan dan tiga unsur KRI nya sebagai respon atas terjadinya bencana gempa bumi berkekuatan 7.0 SR yang melanda dan memporakporandakan wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat sesaat setelah gempa terjadi. Unsur yang dikerahkan yaitu KRI dr. Soeharso-990, KRI Karel Satsuit Tubun-356, dan KRI Kakap-811. Selain itu juga TNI AL mengerahkan Pasukan Korps Marinir sebanyak 200 personel yang tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir TNI AL.