Rabu, 11 Juli 2018 - 16:57:49 WIB

Johnny Wonda : "Pemilu Sistem Noken Rendahkan Manusia Papua"

Penulis : Redaksi
Kategori: POLITIK DAN HUKUM - Dibaca: 393 kali


Tokoh intelektual Pegunungan Tengah Papua, Johnny Wonda menilai, putusan Mahkamah Konstitusi yang mengesahkan sistem Noken dalam pelaksanaan pemilu di Papua, sama dengan menempatkan MANUSIA PAPUA seperti BENDA MATI.

"Karenanya Pemilu Sistem Noken yang berlaku di Papua harus ditinjau ulang karena menganggap manusia Papua di Gunung tak lebih sama seperti benda mati. Orang Papua di Pegunungan dianggap tak lebih, malah sama seperti rumput, batu, pohon, bahkan hewan", kata Johnny kepada redaksi, Rabu (11/7).

Johnny menjelaskan, karena dianggap bukan manusia, maka bisa diwakilkan para politisi tak bertanggungjawab. Dan jika orang-orang ini (politisi buruk) bersepakat (Bupati, Camat, Kepala Kampung + penyelenggara Pemilu: KPU, Panwas, PPD, dan seterusnya) apalagi menjadi Timses salah satu Paslon, maka akan terbukti proses pungutan suara sistem noken bukan saja "sangat merusak tatanan demokrasi" namun terlebih menganggap Orang Gunung sebagai bukan lagi manusia, tapi hampir sama dengan benda mati seperti batu, pohon, rumput, dan hewan. "Padahal Asas Pemilu : Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Umum, Jujur, Adil", ujarnya.

"Oleh sebeb itu rekomendasi saya, putusan MK yang mengesahkan sistem Noken harus dicabut dan ditiadakan", tegas Johnny. (bd)