Rabu, 11 Juli 2018 - 16:45:08 WIB

Jawab Tantangan Bangsa, Gerakan Mahasiswa Bhineka Tunggal Ika Dideklarasikan

Penulis : Redaksi
Kategori: METROPOLITAN - Dibaca: 275 kali


Mahasiswa yang tergabung dalam gerakan mahasiswa Bhineka Tunggal Ika menegaskan sikapnya untuk menjadi garda terdepan gerakan muda/ mahasiswa penjaga keutuhan NKRI.

Ketua Umum gerakan mahasiswa Bhineka Tunggal Ika, Gifari Shadad Ramadhan mengatakan, Bhineka Tunggal Ika bukanlah sekedar semboyan dalam mewujudkan dan membangun persatuan kesatuan Indonesia. "Namun terlebih lagi harus terwujud dalam kehidupan masyarakat yang saling menghormati tanpa melihat suku, agama dan ras", kata Gifari disela-sela deklarasi gerakan mahasiswa Bhineka Tunggal Ika di kawasan Matraman, Jakarta, Rabu (11/7).

Gifari menjelaskan, dalam sejarahnya, negara Indonesia lahir dalam keberagaman. Keragaman adalah anugerah Tuhan yang harus dirawat. Keberagaman ini memang selain membawa kekuatan, namun juga membawa banyak permasalahan. Mulai dari isu radikalisme, terorisme dan intoleransi.

"Ini menciderai nilai-nilai Pancasila. Dan ini sudah mengkhawatirkan bagi kami mahasiswa. Ini bisa mengganggu keutuhan persatuan Indonesia. Karena itulah kami hadir untuk menjadi counter bagi permasalahan tersebut. Kami bertekat melawan radikalisme, terorisme, intoleransi. Kami akan memperjuangkan nilai-nilai Pancasila di kampus. Karena itu kami deklarasikan Gerakan Mahasiswa Bhineka Tunggal Ika sebagai garda terdepan menjaga keutuhan NKRI", tegas Gifari.

Acara deklarasi gerakan mahasiswa Bhineka Tunggal Ika ini diawali dengan dialog kebangsaan, dengan nara sumber Eko Sulistyo (Deputy IV KSP), Dr. Syaiful Rohim (Ketum Formas Bhineka Tunggal Ika), dan Alif Imam Nur Lambang (Aktivis GITA). (bud/pur)