Selasa, 10 April 2018 - 15:52:50 WIB

Waskita Toll Road PeroIeh Dana Rp 5 Triliun dari Penerbitan RDPT Ekuitas

Penulis : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 223 kali


PT Waskita ToII Road (WTR), salah satu perusahaan investasi jalan toI terbesar di Indonesia berhasil mendapatkan pendanaan senilai Rp 5 Triliun melalui penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas Ekuitas Danareksa Infrastruktur Trans Jawa (RDPT). RDPT berbasis ekuitas terbesar di Tanah Air ini diterbitkan oleh PT Danareksa Investment Management (DIM) sebagai Manajer Investasi dan PT Bank Mega Tbk (Bank Mega) sebagai Bank Kustodian dimana dalam transaksi ini Danareksa Sekuritas bertindak sebagai arranger.

Direktur Utama WTR Herwidiakto menjelaskan, RDPT Ekuitas ini menggunakan underlying asset saham WTR di perusahaan investasinya yaitu PT Waskita Transjawa ToII Road (WTTR). Saat ini WTTR mengelola 3 (tiga) ruas tol yaitu Kanji-Pejagan, Pejagan-Pemaiang dan PasuruanProbolinggo dengan panjang ruas tol keseIuruhan mencapai 123,8 km.

Menurut Herwidiakto, penerbitan RDPT Ekuitas WTR ini merupakan Iangkah strategis dan sinergi positif dengan sesama BUMN untuk memperkuat pembangunan infrastruktur di Indonesia. Melalui penerbitan RDPT ini WTR memiliki ruang yang lebih Iebar untuk menyelesaikan proyek eksisting dan meIakukan investasi di proyek jalan tol baru.

"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan para investor atas penerbitan produk RDPT Ekuitas ini. Hanya dalam 2 bulan produk ini Iangsung terserap hingga Rp 5 Triliun, ini sungguh pencapaian yang Iuar biasa", kata Herwidiakto seusai penandatanganan perjanjian pembiayaan jalan toI melalui skema RDPT Ekuitas pada WTTR di Jakarta, Selasa (10/4).

Penandatanganan perjanjian pembiayaan jalan toI melalui skema RDPT Ekuitas pada WTTR dilakukan oleh Direktur Utama WTR Herwidiakto bersama dengan Capital Market Services Head PT. Bank Mega Tbk, Sarmiati Moch Djoeri dan disaksikan oleh Direktur Utama Danareksa Invesment Management, Marsangap P. Tamba, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta.

Direktur Utama DIM, Marsangap P. Tamba mengatakan, penerbitan RDPT Ekuitas ini merupakan salah satu sumber pendanaan alternatif untuk proyek-proyek infrastruktur Pemerintah, adapun RDPT ekuitas ini akan menggunakan dua skema transaksi. Skema pertama, WTR akan mengaIihkan 57,14% saham Iama WTTR kepada RDPT seniIai Rp 2,85 triliun. Selanjutnya, WTTR akan menerbitkan saham baru sebesar 30% kepada RDPT senilai Rp 2,15 triliun. Setelah transaksi ini RDPT akan menguasai 70% saham WTTR, sementara saham WTR berkurang dari 99% menjadi 30%.

"RDPT Ekuitas WTR ini memiliki jangka waktu 5 tahun. RDPT ini merupakan solusi pendanaan alternatif bagi investor profesionai dan proyek-proyek infrastruktur. Skema produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek maupun investor", kata Marsangap.

RDPT Ekuitas merupakan suatu instrumen pendanaan yang merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari pemodal profesional yang selanjutnya diinvestasikan oleh Manajer lnvestasi pada Portofolio Efek (Ekuitas) yang berbasis kegiatan sektor riil.

Direktur Pengeloiaan dan Pengendalian Portofolio WTR, Joko W. Widodo menambahkan, pada saat ini WTR telah melakukan investasi di 18 ruas tol di Indonesia, dimana 5 ruas telah beroperasi secara komersial. Pada tahun 2020 perusahaan memproyeksikan akan mengoperasikan ruas toi sepanjang 889,23 km, yang mana sekitar 437,5 km diantaranya merupakan bagian dari ruas toi Transjawa yang beroperasi pada 2018.

"Besarnya minat investor terhadap penerbitan RDPT Ekuitas ini menjadi bukti makin tingginya kepercayaan investor terhadap WTR dan prospek bisnis jalan tol di Indonesia", tambahnya.

Herwidiakto menjelaskan, sebagai bagian dari Waskita Karya Group, sebuah BUMN yang memiliki rekam jejak tinggi selama Iebih dari 50 tahun di industri kontruksi, WTR akan terus melakukan insiatif untuk memperkuat dan meningkatkan kinerja dari setiap portofolio investasi di jalan tol. Apalagi Pemerintah melalui Kementerian PUPR menargetkan bahwa di tahun 2025 nanti total ruas tol di Indonesia akan mencapai 6.115 km.

"Kami akan mengambil setiap peluang untuk meningkatkan nilai perusahaan dengan portofolio investasi yang tumbuh positif secara berkelanjutan. WTR juga akan terus mendukung upaya Pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan infastruktur jalan to! di berbagai wilayah di Indonesia", jelas Herwidiakto. (bp)