Minggu, 18 Desember 2016 - 23:59:55 WIB

Potensi Indonesia Besar, iSYNERGY Tawarkan "Affiliate Junction"

Penulis : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 1424 kali


Raja- iSYNERGY Group Ltd, sebuah perusahaan berbasis bisnis afiliasi yang terkemuka di Malaysia, siap memulai kiprahnya di Indonesia melalui program Afiliate Junction (AJ). Potensi pasar afiliasi di Indonesia dengan perkiraan golongan menengah yang melek teknologi akan mencapai 141 juta orang pada tahun 2020 mendatang, dianggap menjadi pangsa pasar yang sangat menjanjikan.

Di Negara asalnya Malaysia, perusahaan yang didirikan oleh Datuk Lawrence Theo ini terus maju pesat. Pada tahun 2014 bahkan mengalami pertumbuhan pendapatan eksponensial cukup cepat, naik 500% atau RM 19 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya. I-synergy juga menjadi perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Nasional Australia (NSX) pada 31 Agustus 2015 dan baru-baru ini masuk ke Bursa Efek Singapura (SGX).

"Kami berharap dapat lebih memperluas solusi pemasaran afiliasi dan network ke berbagai negara di kawasan Asean, memberikan solusi pemasaran inovatif kami lewat platform yang menguntungkan secara universal", kata Founder i-Synergi yang juga menjabat sebagai CEO, Datuk Lawrence Theo dalam acara "Grand Launching dan Office Tour I-Synergy Affiliate Junction Indonesia" di Ice Palace, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Datuk Lawrence memaparkan, dengan tagline "Affiliate Junction, When performance get rewarded", bisnis ini memang menekankan pada komisi berbasis kinerja bagi para afiliasi atas usahanya dalam memasarkan produk/jasa pengiklan sehingga menghasilkan penjualan. Dimana semakin efektif kinerja, akan semakin tinggi pula reward yang didapatkan.

"Bisnis afiliasi ini menjadi menarik, terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan penghasilan sampingan ataupun pengusaha pemula. Keunggulan AJ, kita tak hanya tergabung dalam sistem pemasaran afiliasi global, namun juga diberikan pelatihan struktural dan dukungan sistem untuk memperkuat bakat dan keahlian dalam menjalankan bisnis afiliasi ini", imbuhnya.

Datuk Lawrence menegaskan, pemain pemula tidak perlu khawatir dengan system pemasaran afiliasi. Terlebih karena AJ akan memberikan laporan pelacakan transaksi, pengelolaan/manajemen pembayaran, aktifitas pengiklanan dan promosi, analisa basis data, jalur komunikasi, serta penargetan lanjutan. Sistem AJ memungkinkan para pengiklan dan afiliator untuk mengakses data dan informasi terkini mengenai pasar, sehingga dapat memperkuat strategi pemasaran mereka secara keseluruhan.

Di Malaysia, lanjut Datuk Lawrence, AJ sudah memiliki 25.000 jaringan afiliasi di seluruh negeri. Ada beberapa yang menjadikannya ladang penghasilan sampingan, namun banyak pula yang bekerja full-timer. Karena komisinya berbasis pada kinerja, potensi penghasilan pun tak terbatas, rata-rata afiliator yang aktif mendapatkan 5 digit penghasilan per bulan. Contohnya komisi sebesar 10.000 ringgit per bulan jika dirupiahkan sama dengan Rp 30 juta/bulan.

Di Indonesia, AJ dioperasikan oleh PT Inovatif Sinergi Internasional. Chief Operating Officer iSYNERGY Group Ltd, Lennon Chu juga meyakini ekspansi ke Indonesia sebagai pilihan yang tepat. "Populasi yang signifikan membuat kami percaya diri dalam menjalankan program afiliasi dibawah platform bisnis AJ yang terbukti efektif menciptakan pengusaha dan pebisnis sukses", jelasnya.

"Sistem ini hemat biaya, dimana iklan dan strategi promosi konvensional memerlukan biaya tinggi dengan hasil yang tidak pasti. Namun, dengan sistem afiliasi, perusahaan membayar komisi berdasarkan kinerja penjualan produk yang ditawarkan lewat program afiliasi", tambah Lennon.

AJ terus menerus mengembangkan jaringan pengiklannya ke beberapa pangsa bisnis yang berbeda dan mengembangkan afiliasinya masing-masing. Ada afiliasi bisnis retail, lisensi retail, olahraga, telekomunikasi, layanan bantuan, kesehatan dan kebugaran, maupun produk keuangan

AJ juga memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin menjadi pengusaha sukses untuk bergabung dalam Agensi AJ. Agensi terdiri dari pengusaha/pebisnis afiliasi sukses di Malaysia yang akan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi wirausahawan Indonesia, mengajarkan kunci sukses pemasaran affiliasi.

Untuk memberi motivasi masyarakat Indonesia dalam mencapai impian memulai wirausaha dan menjadi pengusaha sukses, AJ Indonesia juga menggelar AJ Indonesia Campaign Challenge yang dilaksanakan mulai 15 Desember 2016 - Maret 2017. Siapa saja dari Indonesia yang menjadi bagian dari AJ akan menerima insentif yang sangat menarik dari perusahaan.

Kuartal kedua tahun 2017, iSYNERGY akan melaunching program smartsaver dimana pengguna dapat memilih berbagai toko online popular seperti Lazada, Matahari Mall, Blibli, Zalora, Berrybenka dan e-commerce lainnya dan mendapat reward berupa cashpoint setiap melakukan transaksi pembelian melalui smartsaver. Cashpoint ini dapat ditukarkan dengan potongan atau voucher pembelian di merchant yang anda inginkan. (Bp/Mer)