Selasa, 24 Februari 2015 - 17:06:08 WIB

Wapres Instruksikan Bulog Salurkan Raskin 300.000 Ton

Penulis : Redaksi
Kategori: EKONOMI DAN BISNIS - Dibaca: 576 kali


Raja.com-- Menilai naiknya hrga beras beberapa bulan terakhir adalah akibat kurangnya suplai ke pasar, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menginstruksikan Badan Urusan Logistik (Bulog) segera melakukan operasi pasar dan menyalurkan raskin.

"Untuk mengatasi kekurangan ini, Bulog segera keluarkan raskin 300.000 ton", kata Wapres saat memimpin rapat tentang stabilitas harga beras di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (23/2).

Menurut Wapres, penilaiannya itu didasarkan data bahwa ditengah lonjakan harga beras, ternyata permintaan beras tidak berubah. Namun demikian, Wapres mengingatkan, kenaikan harga pangan, sangat mempengaruhi kondisi masyarakat golongan bawah, karena 60 persen pengeluaran mereka untuk membeli beras.

"Kenaikan Rp. 1.000,- hingga Rp. 2.000,- per kg sangat terasa berat bagi masyarakat golongan bawah", ujarnya.

Wapres menjelaskan, selama tiga bulan ini, penyaluran raskin tidak berjalan lancar karena masalah administrasi. Ia menyebut, hal nilah yang menjadi penyebab defisit suplai beras sehingga beras mengalami kenaikan harga.

"Jadi, orang miskin yang biasa membeli beras seharga Rp. 1.600/kg, kini selama 3 bulan membeli Rp. 8.000/kg", ungkapnya.

Untuk memperlancar penyalurannya, lanjut Wapres, Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri akan mengingatkan pemerintah daerah untuk mengajukan Surat Penentuan Alokasi (SPA) agar Bulog dapat segera melakukan penyaluran kekurangan raskin.

"Kekurangan raskin ini diambil dari cadangan Bulog, karena saat ini ketersediaan cadangan Bulog sebesar 1,4 juta ton, dan pada bulan Maret 2015 diperkirakan telah mulai panen, bahkan pada bulan April 2015 sudah panen raya", jelasnya. (BUD/set)