Jumat, 07 Desember 2012 - 11:51:39 WIB

Andi Mallarangeng Mundur Dari Jabatan Menpora

Penulis : Redaksi
Kategori: POLITIK DAN HUKUM - Dibaca: 559 kali


Jakarta-- Usai pencekalan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menyatakan mundur dari jabatannya.

Andi mengaku telah menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,Jumat (7/12) pagi, untuk mengajukan surat pengunduran dirinya, dan telah disetujui oleh Presiden.

"Sehubungan dengan pengumuman penetapan KPK tentang poencekalan saya kemarin, tanggal 6 Desember. Maka, saya telah menghadap Bapak Presiden dan mengajukan surat pengunduran diri saya. Dengan adanya pencekalan ini, saya akan tidak efektif menjalankan tugas," kata Andi dalam jumpa pers di Kemenpora, Jakarta, Jumat (7/12).

Namun demikian Andi menyatakan belum menerima surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang statusnya dalam penanganan kasus korupsi pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang.

Selain mengundurkan diri dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi juga mundur dari jabatannya sebagai Sekertaris anggota Dewan Pembina Partai Demokrat. "Saya tidak mau menjadi beban bapak Presiden karena hal pribadi saya. Selanjutnya saya akan fokus menghadapi kasus hukum ini bahkan sampai pengadilan", jelas Andi.

Meski belum menerima surat resmi dari KPK, Andi menyatakan menghormati keputusan KPK dan mempersiapkan diri mengikuti proses hukum yang akan berlangsung.

"Saya masih percaya bahwa pengadilan di negeri kita adalah tempat mencari keadilan dan kebenaran. Menyangkut saya, Insya Allah, pada waktunya nanti kebenaran dan keadilan akan terungkap dengan seterang-terangnya", ujarnya

Andi yakin, tuduhan yang banyak dilontarkan kepadanya di berbagai media massa adalah tidak benar. "Selama saya menjabat jadi menteri, serta sepanjang karir profesional saya, saya selalu berusaha menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Sejak mahasiswa, saya ikut menyuarakan perlunya pemerintah yang bersih, baik, dan berwibawa. Sampai hari ini, idealisme tersebut terus saya pegang teguh", tegasnya. (BUD)