Kamis, 25 Juli 2019 - 11:26:00 WIB

Atezolizumab, Revolusi dalam Pengobatan Kanker Kini Hadir di Indonesia

Penulis : Redaksi
Kategori: INFOTAINMENT - Dibaca: 414 kali


"Siapkah Indonesia menyediakan akses bagi pasien?"

- Atezolizumab telah disetujui oleh BPOM untuk pasien kanker paru bukan sel kecil dan kanker kandung kemih stadium Ianjut yang telah mendapatkan kemoterapi berbasis platinum.

- Atezolizumab bekerja dengan mengembalikan respons imunitas di dalam tubuh pasien untuk menyerang sel kanker dengan profil keamanan yang baik. sehingga meningkatkan kualitas dan harapan hidup pasien.

- Kolaborasi dari semua pemangku kepentingan sangat penting untuk memastikan kesiapan pengetahuan dan infrastruktur agar pasien dapat mengakses pengobatan imunoterapi kanken

Hari ini Roche Indonesia mengumumkan bahwa atezolizumab, imunoterapi kanker anti PD-L1 yang pertama di Indonesia, telah mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk pasien kanker paru bukan sel kecil (non-sma/I-cell lung cancer/NSCLC) dan kanker kandung kemih (urothe/ia/ carcinoma/UC) stadium Ianjut yang telah mendapatkan pengobatan kemoterapi berbasis platinum.

Kanker merupakan nenyakit kronis yang menjadi salah satu penyebab kematian jutaan penduduk di dunia. Pada tahun 2018 terdapat 18,1 juta kasus bar kanker  di dunia dengan angka kematian sebesa 9,6 juta. Di Indonesia, kanker merupakan penyebab kematian ke-2 penyakit tidak menular Berdasarkan data Riskesdas. prevalensi tumor/ kanker di Indonesia menunjukkan adanya peningkatan dari 1,4 per 1000 penduduk di tahun 2013 enjadi 1.8 per 1000 penduduk pada tahun 2018.

Di sisi lain, pengobatan kanker berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. termasuk ditemukannya imunoterapi kanker yang telah membantu pasien di seluruh dunia untuk meningkatkan harapan hidupnya. Di Indonesia, pemahaman dan akses pasien terhadap imunoterapi kanker masih merupakan tantangan yang harus dipecahkan bersama-sama oleh semua pemangku kepentingan. Siapkah Indonesia untuk menyediakan akses pasien terhadap immunoterapi kanker untuk hasil pengobatan yang optimaI?

DR. dr lkhwan Rinaldi, SpPD-KHOM, M.Epid FINASIM, FACP, RSUPN DR. Cipto Mangunkusumo mengatakan “lmunoterapi kanker merupakan suatu revolusi yang akan memainkan peranan penting dalam pengobatan kanker bagi pasien di Indonesia. Atezolizumab adalah pilihan terapi baru untuk membantu pasien hidup lebih lama dibandingkan kemoterapi. Untuk memperoleh terapi atezolimab. pasien tidak perlu melakukan tes tambahan dan biopsi ulang sehingga memberikan kenyamanan lebih. Profil keamanan atezolizumab yang baik memberikan kesempatan bagi pasien untuk menjalani kehldupan yang lebih berkualitas bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Selain untuk pasien kanker paru NSCLC dan UC stadium Ianjut yang saat ini sudah mendapat persetujuan dari BPOM, semoga obat ini dapat juga digunakan oleh pasien kanker jenis Iainnya."

Penelitian membuktikan bahwa atezolizumab dapat meningkatkan kualitas dan harapan hidup pasien. 

- Atezolizumab memberikan rata-rata kesintasan (survival) hingga 13.8 bulan dan durasi respons yang panjang hingga 23.9 bulan pada pasien kanker paru NSCLC stadium Ianjut yang tidak merespons pengobatan sebelumnya (lini kedua).

- Sementara untuk pasien kanker kandung kemih stadium lanjut Iini kedua. atezolizumab memberikan durasi respons yang panjang hingga 21,7 bulan.

- Atezolizumab memiliki profil keamanan yang Iebih baik dengan efek samping yang lebih terkontrol dibandingkan dengan pengobatan standar lainnya.

- Selain itu, atezolizumab memberikan kenyamanan pada pasien NSCLC stadium Ianjut Iini kedua karena tes PD-L1 tidak diperlukan untuk menjalani terapi ini, sehingga pasien tidak perlu melakukan biopsi ulang.

- Atezolizumab terbukti meningkatkan harapan hidup pada semua pasien NSCLC & UC stadium Ianjut lini kedua tanpa memandang status PD-L1 nya.

DR. dr. Nina Kemala Sari, Sp. PD. K-Ger. MPH, Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) mengatakan. “Kami menyambut baik kehadiran atezolizumab di Indonesia. Sebagai pusat kanker nasional, RSKD berkomitmen untuk menyediakan layanan imunoterapi kanker berstandar global untuk pasien. Dengan semua manfaat yang ditawarkan atezolizumab. kami berharap agar obat inovatif ini dapat diakses oleh pasien di Indonesia. Untuk itu kami siap bekerrja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan dokter ahli, pelayanan diagnostik, serta ketersediaan obat imunoterapi kanker agar pasien memperoleh manfaat yang optimal."